Israel Setujui Rencana Permukiman Baru, Palestina Kian Terdesak

Israel
Foto Salah satu Permukiman Yahudi di Tepi Barat: (dok. Reuters)

BOGORTODAY.COM – Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, resmi menerima persetujuan akhir atas rencana pembangunan permukiman Israel di wilayah E1, area yang selama ini diperebutkan dan diklaim sebagai bagian dari masa depan negara Palestina.

“Dengan E1, kami akhirnya mewujudkan apa yang telah dijanjikan selama bertahun-tahun,” ujar Smotrich, dikutip dari Reuters, Kamis (21/8/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa proyek tersebut menjadi bukti nyata strategi Israel dalam menyingkirkan opsi pembentukan negara Palestina.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

“Negara Palestina saat ini sedang dihapus dari meja perundingan, bukan dengan slogan, tetapi dengan tindakan,” imbuhnya.

Gelombang Penolakan Internasional

Rencana ini langsung menuai kritik keras dari berbagai pihak. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, mengecam keras kebijakan Israel.

“Kami menolak keputusan untuk memperluas permukiman ini. Langkah tersebut akan merusak upaya menuju solusi dua negara. Kami menyerukan pemerintah Israel untuk menghentikan seluruh aktivitas permukiman,” kata Dujarric.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

Kementerian Luar Negeri Palestina juga menegaskan keberatannya. Menurut mereka, permukiman E1 akan mengisolasi komunitas Palestina yang tinggal di sekitar wilayah tersebut, sekaligus melemahkan kemungkinan realisasi solusi dua negara.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================