
“Ini bentuk perhatian pemerintah agar anak-anak kita tetap bisa melanjutkan pendidikan dengan baik,” tambahnya.
Bupati Bogor menyampaikan, bahwa event-event seperti ini kami laksanakan di Malasari agar tercipta pemicu pertumbuhan ekonomi. Desa Malasari punya sejuta potensi, berada di kawasan perkebunan teh peninggalan era kolonial Belanda, serta keindahan alam Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Momentum ini harus kita manfaatkan,” jelas Bupati Bogor.
Untuk memperkuat sektor ekonomi masyarakat, Pemkab Bogor juga menjajaki kolaborasi dengan PT Sumi Asih dalam penataan kawasan perkebunan teh agar dapat berkembang menjadi destinasi wisata dunia yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi lokal.
Bupati Bogor kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang merata.
“Sesuai dengan tagline Kuta Udaya Wangsa, pusat kebangkitan bangsa. Saat kami bicara membangun Kabupaten Bogor, maka dari Malasari untuk Kabupaten Bogor, dari Kabupaten Bogor untuk bangsa Indonesia.
Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung. Mari bersama membangun Bogor yang lebih maju, adil, aman, dan sejahtera,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kepala SKPD se-Kabupaten Bogor, serta Dirut PDAM.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















