
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Toni memohon maaf kepada pihak TNI-Polri dan warga Kecamatan Cibungbulang, terutama warga Galuga, bahwa berita pembegalan tersebut adalah hoaks,” ungkapnya didampingi aparat Polsek dan Koramil.
Ia mengaku dalih menjadi korban begal tersebut lantaran takut diketahui istrinya. Sebab motornya itu tela digadaikan.
“Yang sebenarnya terjadi, motor tersebut saya gadai. Karena saya takut kepada istri saya. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tandasnya.
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















