12 Program Prioritas Kota Bogor, Pemkot Genjot Pembangunan R3, R2, dan BIRR

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kota Bogor bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menegaskan komitmen untuk merealisasikan 12 program prioritas pembangunan infrastruktur sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.

Beberapa program prioritas tersebut antara lain pembangunan Jalan Regional Ring Road (R3), Regional Road (R2), Bogor Inner Ring Road (BIRR), jalan tembus Kaum Sari, Kampung Pasir, jalan tembus Transit Oriented Development (TOD), hingga program Interchange yang ditargetkan menjadi gerbang baru Kota Bogor.

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menjelaskan total kebutuhan anggaran untuk 12 program prioritas tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp3 triliun. Dari seluruh rencana, pembangunan jalan R3 menjadi proyek yang didahulukan.

BACA JUGA :  PNM Peduli Hijaukan Sukasari Kota Bogor Lewat Aksi Tanam Pohon Masif

“Pembangunan ruas ini ditargetkan sudah sampai tepi Sungai Ciliwung pada 2026, setelah dikerjakan bertahap sejak 2023–2024,” jelas Esti usai gathering bersama media di Teras Leweung Awi, Kecamatan Tanah Sareal, Senin (26/8/2025).

Meski begitu, Esti Menambahkan bahwa jalan R3 dinilai belum bisa sepenuhnya mendukung penanganan transportasi, karena belum terhubung langsung ke ruas BIRR dan jembatan penghubung belum dibangun.

“Setelah dari Kaum Sari di 2026, kita lanjutkan pembangunan R2 hingga tembus Kaum Sari. Harapannya bisa sedikit mengurangi penumpukan kendaraan di Jalan Pajajaran,” jelasnya.

Selain itu, salah satu proyek utama adalah pembangunan Jalan Frontage R2 dengan total panjang 5,5 km Pekerjaan ini dibagi dalam empat tahap mulai tahun 2026 hingga 2030.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Jalan ini akan menghubungkan kawasan KS Tubun – Kaum Sari -Tanah Baru – Kampung Rambay hingga perbatasan kota.

Terkait pembebasan lahan, Pemkot Bogor memastikan proses terus berjalan. Untuk jalan R3, dari lima bidang lahan yang harus dibebaskan, empat di antaranya sudah masuk konsinyasi, sementara satu bidang lainnya masih berproses.

“Ini pekerjaan infrastruktur yang tidak mudah dan luar biasa. Tentunya harus didukung oleh masyarakat, pemerintah, serta anggaran. Mohon doa dari warga Kota Bogor agar 12 prioritas ini bisa terealisasi hingga 2030, khususnya untuk mewujudkan misi Bogor Lancar,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================