
BOGORTODAY.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez Moran, menyatakan tidak merasa cemas meskipun dua pemain muda andalan, Toni Firmansyah dan Mikael Alfredo Tata, dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam ajang Kualifikasi Piala Asia. Sebaliknya, ia merasa bangga karena akademi klub mampu melahirkan pemain pengganti yang berkualitas di setiap posisi.
Meski Toni dan Mikael tampil menonjol dalam dua musim terakhir bersama Bajul Ijo, Eduardo tetap percaya diri. Ia menyebut bahwa sejumlah pemain muda telah siap mengambil alih peran mereka:
- Sadida Nugraha Putra telah menjalani debut di Super League 2025–2026 dan diproyeksikan mengisi posisi Toni sebagai gelandang tengah.
- Moch. Ichsas Baihaqi, yang sebelumnya membantu Persijap Jepara promosi ke Super League, juga menjadi opsi di lini tengah.
- Untuk posisi bek kiri yang ditinggalkan Mikael, Dejan Tumbas siap tampil sebagai pelapis, terlebih setelah Ardi Idrus hengkang dari tim.
Eduardo menekankan bahwa kekuatan utama Persebaya terletak pada sistem akademi yang dimiliki. Sejak awal bergabung, ia berkomitmen untuk memantau dan membina talenta muda dari level bawah.
“Persebaya punya satu nilai besar, bagi saya itu adalah akademinya … kami mulai mengamati para pemain,” tutur Eduardo.
Musim ini, lima pemain dari akademi telah naik ke tim utama:
- Moch. Ichsas Baihaqi (18) – Gelandang tengah
- Sadida Nugraha Putra (20) – Gelandang tengah
- Dimas Wicaksono (18) – Winger kanan
- Sheva Kardanu (20) – Bek tengah
- Muhammad Ilham Al Arif (18) – Penjaga gawang
Eduardo optimis bahwa proses regenerasi akan berjalan baik, sambil terus memantau performa mereka di kompetisi yang semakin ketat.
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















