Jelang Kongres PWI 2025, Pernyataan Hendry Ch Bangun Dinilai Kontraproduktif

Bustam menegaskan, Kongres Persatuan PWI yang mengusung tema “Bangkit dan Bersatu” pada 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Bekasi, diharapkan menjadi forum pemersatu. Kongres tersebut akan memilih Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2025–2030.

“Para utusan dari 39 provinsi dan cabang khusus Solo diharapkan fokus pada regenerasi kepemimpinan, bukan terjebak isu liar yang justru melemahkan solidaritas organisasi. Jangan sampai ada ambisi pribadi yang ingin menjegal demokrasi internal,” tegas Bustam.

BACA JUGA :  Komitmen Kualitas Pelayanan, Perumda Tirta Pakuan Ikut Rumuskan Solusi Hulu-Hilir PSEL

Hal senada disampaikan Ketua PWI Kepulauan Riau, Saibansyah Dardani. Ia menegaskan, pemerintah tidak pernah cawe-cawe dalam kongres. Pemakaian gedung BPPTIK milik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Cikarang, menurutnya, murni sebagai dukungan fasilitas agar kongres berjalan lancar, sukses, dan damai.

“Justru kalau ada pihak yang terus menggiring opini dengan isu intervensi, itu bisa dianggap sebagai upaya mendelegitimasi kongres,” ujar Saibansyah, pada Sabtu (23/8/2025).

BACA JUGA :  Penjualan Umum Tiket Konser BTS Jakarta 2026 Dibuka, ARMY Bersiap Berebut Kursi di SUGBK

Sebelumnya, Hendry menyebut adanya pihak yang mencoba menggiring opini seolah-olah calon tertentu merupakan “wakil resmi” pemerintah. Ia bahkan mengaku mendapat laporan adanya ancaman konsekuensi bila calon tersebut tidak didukung.

“Ini bentuk kepanikan dan ketakutan kalah dalam pemilihan Ketua Umum PWI pada kongres nanti,” pungkas Hendry.*

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================