Kairat Almaty Cetak Sejarah, Lolos ke Fase Grup Liga Champions 2025-2026 

BOGORTODAY.COM – Kairat Almaty mencatat sejarah setelah memastikan tiket ke fase grup Liga Champions 2025-2026. Klub asal Kazakhstan itu menyingkirkan Celtic melalui drama adu penalti yang penuh ketegangan. 

Laga play-off leg kedua pada Rabu (27/8/2025) dini hari WIB menghadirkan kejutan besar. Celtic yang semula dijagokan justru tak mampu melaju lebih jauh. Setelah bermain imbang 0-0 di leg pertama di Skotlandia, pasukan Brendan Rodgers kembali kesulitan saat bertandang ke Kazakhstan. 

Pertandingan berakhir tanpa gol hingga harus ditentukan lewat adu penalti. Kiper muda Kairat, Temirlan Anarbekov yang baru berusia 21 tahun, tampil gemilang dengan menggagalkan tiga eksekusi Celtic. Aksi heroiknya membawa kemenangan bersejarah bagi klub. 

Atas pencapaian ini, Kairat Almaty meraih hadiah 40 juta poundsterling atau sekitar Rp832 miliar. Lebih dari sekadar uang, mereka kini menjadi klub paling timur yang pernah bermain di fase grup Liga Champions. 

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

Euforia juga mewarnai media sosial. Seorang fan menuliskan bahwa perjalanan tandang kali ini akan menjadi epik, mengingat Almaty terletak lebih jauh ke timur dibanding perbatasan barat Tiongkok. 

Komentar lain menyebut keberhasilan itu monumental: “Sepak bola Liga Champions kini hadir di tengah Asia!” Ada pula yang menilai sebagai debut bersejarah sekaligus prestasi luar biasa bagi Kazakhstan. 

Fakta lain mencatat Kairat Almaty menjadi klub kedua dari Kazakhstan yang pernah tampil di Liga Champions. Sekaligus klub paling timur dalam sejarah kompetisi elite Eropa, membuat lawan-lawannya harus menempuh ribuan kilometer ke Asia Tengah. 

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

Di sisi lain, pelatih Celtic Brendan Rodgers tak kuasa menyembunyikan rasa kecewa. Ia mengaku pahit karena timnya gagal melangkah ke Liga Champions meski musim lalu bermain cukup baik. 

Rodgers menambahkan, meskipun timnya masih punya kesempatan di Liga Europa, kegagalan menembus Liga Champions adalah kehilangan besar. Menurutnya, dua laga melawan Kairat adalah peluang emas yang tak dimanfaatkan dengan baik. 

Kesuksesan Kairat Almaty kini menjadi simbol baru bagi sepak bola Asia Tengah. Dari tim underdog yang diremehkan, mereka siap bersaing dengan klub-klub elite Eropa di pentas Liga Champions musim ini.(mg2) 

Bagi Halaman

Editor : Jihan Muheri

Sumber : iNews

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================