
Selain itu, sejumlah agenda lain juga digelar, antara lain:
- Lomba cerdas cermat, yang kembali setelah lama vakum
- Lomba bercerita untuk guru dan pustakawan
- Lomba bertutur bagi pelajar
- Seminar Geopark Kebumen dengan narasumber dari ITB dan BP Geopark
“Ini baru kita mulai lagi, tujuannya untuk memicu dan menguji kecerdasan peserta,” tegas Sigit.
Literasi sebagai Gaya Hidup
Bupati Lilis Nuryani mengajak masyarakat untuk menjadikan literasi sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar aktivitas sesaat.
“Mari kita jadikan literasi sebagai kunci untuk mewujudkan Kebumen yang berdaya, beriman, maju, sejahtera, dan berbudaya,” ungkapnya.
Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang cerdas, bijak, dan berkarakter, sehingga siap menghadapi tantangan zaman.
Apresiasi dan Peluncuran Buku
Sebagai bentuk penghargaan, festival ini juga memberikan lebih dari 40 penghargaan kepada para pegiat literasi di berbagai kategori. Mulai dari Duta Literasi, lomba cerdas cermat, bercerita, bertutur, perpustakaan desa, menulis, resensi buku, hingga konten literasi berbasis video.
Tak hanya itu, acara juga ditandai dengan peluncuran dua buku karya pegiat literasi lokal, yaitu:
- Keberagaman Budaya Kebumen
- Dari Coba ke Cuan: Membangun Entrepreneur Muda dengan ELBM
Puncak Festival
Festival Literasi Kebumen 2025 akan mencapai puncaknya pada Rabu (27/8/2025) sore dengan kehadiran perwakilan dari Perpustakaan Nasional RI.
Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Kebumen untuk terus mengembangkan budaya literasi secara berkelanjutan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















