
Sementara itu, para pesaing terdekat seperti Alex Marquez dari tim Gresini Ducati dan Francesco Bagnaia yang merupakan rekan setimnya di Ducati Lenovo, belum menunjukkan performa konsisten di beberapa seri terakhir. Hal ini semakin memperbesar peluang Marquez untuk meraih gelar juara.
Meski memberikan pujian atas performa impresif Marquez, Stoner juga mengungkapkan rasa terkejutnya terhadap perkembangan sang pembalap dalam dua tahun terakhir, terutama setelah mengalami cedera lengan yang sempat mengancam kelangsungan kariernya.
“Saya akan bilang ya, itu mengejutkan saya. Terutama karena kita masih melihatnya perlahan berjuang untuk mengatasi cedera lengan yang dideritanya,” tutur Stoner.
“Perjalanan kembalinya masih panjang. Kami melihat peningkatan dan kepercayaan dirinya yang luar biasa tahun lalu, tetapi saya tetap tidak berpikir ada perbedaan besar antara motor, satelit, dan pabrikan, untuk melihatnya mampu membuat lompatan besar,” ucapnya. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















