Pertamina Dorong Transisi Energi Lewat Inovasi Hijau, SAF dari Minyak Jelantah Jadi Andalan

“Jejak Keberlanjutan bukan sekadar agenda, tapi gerakan budaya untuk menjadikan keberlanjutan sebagai DNA Pertamina. Cilacap adalah bukti nyata bahwa transformasi energi bisa diwujudkan melalui inovasi terintegrasi,” tegasnya.

Inovasi Hijau di RU IV Cilacap

Dalam rangkaian program ini, Pertamina menghadirkan sejumlah inisiatif berkelanjutan, di antaranya:

  • Pengembangan SAF berbasis minyak jelantah.
  • Pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 2,3 MWp hasil kolaborasi dengan Subholding Pertamina New and Renewable Energy, yang hingga Juli 2025 telah mengurangi emisi sebesar 314 ton CO₂eq.
  • Optimalisasi uap panas RFCC untuk efisiensi operasional kilang.
  • Konservasi mangrove serta pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah dan desa energi mandiri.
BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Penutup: Harmoni Energi dan Lingkungan

Sebagai simbol keberlanjutan, acara ini ditutup dengan penanaman 800 pohon mangrove yang digagas Pertamina Foundation.

Kegiatan ini dihadiri jajaran direksi dan manajemen Pertamina, termasuk Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, Direktur Operasi Kilang Pertamina Internasional Didik Bahagia, General Manager RU IV Cilacap Wahyu Sulistyo Wibowo, serta perwakilan Pertamina Foundation.

BACA JUGA :  Hilang Kendali, Truk Boks Hantam Tiang dan Motor di Bogor

Dengan langkah konkret ini, Pertamina menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga motor penggerak transisi energi bersih dan berkelanjutan di Indonesia.

“Jangan biarkan inovasi hanya berhenti di Cilacap. Masa depan energi Indonesia ditentukan oleh aksi kita hari ini,” pungkas Agung.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================