
“Saya dengan sungguh-sungguh meminta kepada Anda untuk mengakhiri perang berdarah yang mematikan dan ilegal di Gaza. Hal itu menyebabkan penghinaan terhadap negara Anda dan menempatkan rakyat Anda dalam kebuntuan,” kata Macron.
Saat ini, Israel tengah menghadapi tekanan global yang semakin kuat untuk menghentikan serangan di Jalur Gaza. Organisasi kemanusiaan melaporkan bahwa konflik tersebut telah menimbulkan salah satu tragedi kemanusiaan paling menyayat hati di era modern.
Prancis sendiri berencana untuk secara resmi mengakui negara Palestina pada bulan depan, sebuah langkah yang memperjelas perbedaan pandangan antara Paris dan Tel Aviv. Keputusan ini juga mencerminkan perubahan arah diplomasi Eropa yang kini lebih berani dalam mengkritik kebijakan keras Netanyahu.
Melalui pendekatan diplomatik yang jarang sekeras ini, Macron tampaknya ingin menunjukkan bahwa komunitas internasional tidak lagi akan diam menyaksikan kehancuran Gaza. Bagi Israel, tekanan dari sekutu lama seperti Prancis bisa menjadi tantangan besar dalam arena diplomasi global. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















