
“Tentu saja kami berharap dengan keberadaan beliau di pemerintah pusat, bisa membantu kemungkinan alternatif pembiayaan dari pusat. Atau dorong ke kementerian yang lain, sehingga akan lebih memudahkan untuk bisa diakses, barangkali ada alternatif pembiayaan,” ujar Dedie Rachim.
Di tempat yang sama, Wamendagri, Bima Arya menilai rencana pembukaan akses Batutulis merupakan contoh nyata perlunya kolaborasi lintas level pemerintahan.
“Saya minta diajak ke titik Batutulis, karena tempat ini membutuhkan penanganan kolaboratif antara kota, provinsi, dan pusat. Pemda tentu tidak bisa mencukupi semua kegiatan sendiri, maka perlu mencari sumber pendanaan alternatif,” ungkapnya.
Bima Arya menjelaskan bahwa kawasan Batutulis memiliki nilai strategis, baik dari sisi sejarah maupun akses vital masyarakat. Menurutnya, dukungan pendanaan pun sangat mungkin terbuka untuk membantu percepatan pembangunan kawasan Batutulis ini.
“Kami melihat Pemkot Bogor sudah melakukan antisipasi dengan membuka jalur sementara, namun ke depan rencana membuka akses permanen ini sangat ditunggu warga. Saya kira sangat terbuka kemungkinan mengajukan dukungan pendanaan dari kementerian maupun provinsi,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















