
Vardy meneken kontrak hingga Juni 2026, dengan kemungkinan perpanjangan tergantung pada performanya. Meski sudah memasuki usia 38 tahun, ia tetap dikenal sebagai penyerang tajam dan produktif.
Kehadirannya di Cremona memunculkan julukan unik “StradiVardy”, yang terinspirasi dari nama Stradivarius, mengingat kota tersebut dikenal sebagai pusat pembuatan biola dunia.
Selama membela Leicester City, Vardy telah menjadi ikon klub. Ia mencapai tonggak penting dengan mencetak gol ke-200 dalam penampilan ke-500 pada laga terakhirnya, menutup kariernya di Inggris dengan penuh kenangan.
Transfer ini berpotensi menjadi salah satu cerita paling menarik di sepak bola Italia. Bagaimana seorang striker asal Inggris menghadapi tantangan di Serie A yang dikenal dengan gaya permainan taktis. Apakah naluri mencetak golnya masih setajam dulu? Musim ini, Cremonese tampaknya tak hanya ingin bertahan, tetapi juga bermimpi melangkah lebih jauh. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















