Stasiun Bogor Ditata, Akses Baru Pejalan Kaki Resmi Dibuka

Ia menambahkan, penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tapi juga untuk memastikan kesan positif bagi masyarakat dan wisatawan.

Selain menyiapkan akses pejalan kaki yang lebih baik melalui zebra cross dan trotoar, penataan kawasan juga diarahkan untuk memastikan fasilitas pendukung, seperti penerangan jalan, penataan halte Biskita untuk K5 dan K6 yang akan beroperasi, serta sarana keamanan tertata sesuai standar.

Untuk itu, Dedie Rachim menegaskan pentingnya sinergi dengan Dishub dan Satpol-PP dalam mengatur trayek angkutan umum serta penataan halte.

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

“Kalau PT KAI sudah menyiapkan fasilitas berkualitas internasional, jangan sampai saat keluar dari stasiun malah terlihat kumuh dan kotor. Alun-alun, Dewi Sartika, hingga Mayor Oking harus tertata rapi karena ini wajah Kota Bogor,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kebutuhan akses akan bertambah seiring dengan kebutuhan masyarakat. Untuk itu ia berharap agar masyarakat mampu memanfaatkan akses yang telah disediakan saat ini.

BACA JUGA :  Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju

Sementara itu, Kepala Stasiun Bogor, Mardiono, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung langkah Pemkot Bogor.

“Intinya kami siap mensupport untuk Bogor yang lebih baik, lebih lancar, lebih aman, Bogor Beres intinya. Salah satunya dengan mendukung pembukaan jalan baru ini, terlebih terkait penutupan JPO Paledang,” pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================