
Pertama, membayar zakat hanya karena takut dicela. Zakat memang kewajiban, tetapi bila dilakukan bukan karena Allah melainkan agar terhindar dari hinaan, maka termasuk riya. Imam Al Ghazali menilai ini sebagai riya yang paling buruk.
Kedua, beribadah demi mencari keuntungan selain dari Allah SWT. Keuntungan itu bisa berbentuk materi maupun non materi. Bahkan ada orang yang tidak mau beribadah bila tidak ada yang menyaksikannya.
Ketiga, bersedekah dengan niat ingin dipuji. Misalnya seseorang memberikan sebagian gajinya untuk pembangunan kantor, namun sebenarnya berharap agar atasan memperhatikannya dan memberi promosi. Niat seperti ini dapat menghapus pahala sedekah.
Selain itu, menurut buku Dosa-dosa Besar karya Hafidz Muftisany, terdapat dua jenis riya dalam Islam. Pertama, riya kholish yaitu riya yang nyata dalam perbuatan. Misalnya ibadah hanya untuk mendapat pujian. Riya ini bisa muncul dari tubuh, pakaian, ucapan, maupun perbuatan.
Kedua, riya syirik yaitu ibadah yang dilakukan untuk Allah namun disertai niat lain, yakni mencari perhatian manusia. Jenis riya ini berbahaya karena mencampurkan ibadah dengan tujuan selain Allah SWT.(mg2)
Editor : Jihan Muheri
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















