
Menurut Conde Nast Traveler, desainnya minimalis kontemporer dengan sentuhan Asia modern. Setiap kamar seluas 67 m² dihiasi dengan palet netral, kayu oak, serta jendela besar yang memperlihatkan pemandangan pelabuhan.
- Raffles Singapore, Singapura
Raffles Hotel berada di Civic District, dekat stasiun MRT City Hall. Lokasinya juga dekat dengan Marina Bay, Chinatown, hingga Orchard Road.
Arsitektur bergaya neo-Renaissance kolonial dengan langit-langit tinggi dan lantai kayu memberikan kesan klasik. Namun, kemewahannya tetap terasa modern dengan fasilitas butler pribadi 24 jam.
- Aman Tokyo, Jepang
Aman Tokyo menempati enam lantai teratas gedung pencakar langit di Otemachi, Chiyoda. Hotel ini dekat dengan pusat finansial dan Istana Kekaisaran Jepang.
Interiornya kental nuansa Jepang dengan material alami seperti camphor wood, kertas washi, dan batu bata. Kamar luas dengan jendela besar dan bathtub granit menghadirkan atmosfer ryokan modern.
Menginap di sini bukan sekadar tidur, tapi juga merasakan ketenangan budaya Jepang berpadu dengan modernitas.
- Soneva Fushi, Maladewa
Hotel ini berada di pulau terbesar Baa Atoll, Maladewa, yang bisa dicapai 30 menit penerbangan laut dari Malé. Pulau kecil ini bisa dijelajahi dengan sepeda melewati hutan tropis dan pantai putih.
Vila dibangun dari kayu daur ulang dengan atap alang-alang, menciptakan suasana alami berpadu kenyamanan modern. Tamu juga dimanjakan dengan kolam pribadi, kamar mandi outdoor, serta layanan eksklusif.
- Atlantis The Royal, Dubai
Atlantis The Royal berdiri di Palm Jumeirah, pulau buatan ikonik Dubai. Arsitekturnya futuristik dengan desain bertingkat dan ruang terbuka yang memanfaatkan cahaya alami.
Hotel setinggi 43 lantai ini punya 795 kamar mewah. Tamu dapat menikmati layanan butler 24 jam, lounge eksklusif, hingga acara bersama selebriti dunia.
- Nihi Sumba, Indonesia
Nihi Sumba berada di Hoba Wawi, Wanaloka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Hotel ini mengusung filosofi Edge of Wildness, yaitu perpaduan kemewahan dan alam bebas.
Hanya ada 27 vila yang didesain menyerupai rumah tradisional Sumba dengan atap jerami, kolam pribadi, serta kamar mandi outdoor.
Selain menginap, tamu juga bisa menjelajahi budaya lokal, mendukung konservasi lingkungan, dan ikut serta dalam pemberdayaan masyarakat melalui Sumba Foundation.
Mengunjungi deretan hotel mewah terbaik di dunia tentu menjadi pengalaman luar biasa. Kenangan itu akan selalu membekas sepanjang hidup.(mg2)
Editor : Jihan Muheri
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















