
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy menuturkan, untuk penanganan kerusakan fisik akan dilakukan pada APBD Tahun Anggaran 2025 dan 2026 menjadi skala prioritas.
“Untuk perencanaan pembangunan satu ruang kelas, dan turap penahan tebing pada APBD Tahun 2025 ini, dan untuk jangka panjang di APBD Tahun 2026 direncanakan pembangunan enam ruang kelas, satu ruang kantor guru, satu ruang perpustakaan, pelapangan upacara, pemagaran dan pembangunan lanjuta turap penahan tebing,” terangnya.
Lanjut Rusliandy, untuk kegiatan belajar mengajar peserta didik tetap dilaksanakan, dengan mengalihkan lokasi pembelajaran ke majelis taklim sekitar sekolah. Adapun pembangunan turap penahanan tebing akan dilakukan secepatnya, mencegah adanya pergerakan tanah.
“Alhamdulilah, dari laporan kepala sekolah tidak ada korban jiwa dikarenakan kejadian tersebut terjadi diluar jam belajar mengajar. Namun, kami tetap mengimbau kepada pimpinan lembaga, pengawas dan orangtua agar menjaga keselamatan peserta didik,” pungkasnya.
Wartawan : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















