
Sementara itu, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi atas keterbukaan mahasiswa berdialog di Istana Negara.
Ia bahkan menyebut telah meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menggunakan Istana sebagai ruang pertemuan.
“Saya tadi minta izin Bapak Presiden, meskipun bukan beliau yang hadir, bolehkah kami pinjam? Beliau mengizinkan. Istana itu bukan punya Presiden, tapi milik kita bersama. Saya ingin bertemu dengan adik-adik, jadi silakan sampaikan apa yang menjadi kehendak kalian,” kata Prasetyo.
Mensesneg juga mengajak mahasiswa menyampaikan aspirasi secara terbuka tanpa terjebak pada diksi yang kaku.
“Saya dan kami terus mempelajari apa yang menjadi aspirasi dari seluruh pihak, apalagi dari adik-adik mahasiswa,” tambahnya.
Dialog Akrab dan Aspiratif
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Para mahasiswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan, ide, maupun aspirasi langsung kepada pemerintah.
Silaturahmi ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk membuka ruang dialog dengan seluruh komponen bangsa.
Menurut pernyataan resmi Biro Pers Istana, pertemuan tersebut menegaskan bahwa memajukan bangsa dan mensejahterakan rakyat adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai agen perubahan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















