
Sifat kedua adalah Amanah, atau dapat dipercaya. Rasulullah SAW tidak pernah berkhianat pada setiap amanah yang diberikan. Ini terlihat dari kepercayaan kaum Quraisy yang tetap menitipkan barang berharga padanya, meskipun mereka menentang dakwah beliau.
Beliau juga menunjukkan sifat amanah dalam memimpin umat, membina keluarga, dan menyampaikan wahyu Allah SWT secara sempurna.
Sifat ketiga adalah Tabligh, yang artinya menyampaikan. Sebagai utusan Allah, beliau memiliki kewajiban untuk menyampaikan seluruh risalah kepada umat manusia tanpa menyembunyikan sedikit pun.
Kewajiban ini ditegaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Ma’idah ayat 67. Sifat Tabligh menjadi teladan bagi umat Islam untuk selalu menyampaikan kebaikan dan berdakwah dengan bijaksana.
Sifat keempat adalah Fathanah, yang berarti cerdas. Kecerdasan beliau terlihat dalam kemampuannya menyelesaikan berbagai persoalan dengan bijaksana.
Contohnya adalah ketika beliau menyelesaikan perselisihan suku-suku Quraisy terkait peletakan Hajar Aswad, dengan solusi yang diterima semua pihak. Kecerdasan ini juga tercermin dalam strategi dakwah dan kepemimpinan beliau sebagai kepala negara.(mg2)
Editor : Jihan Muheri
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















