
Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa sebanyak 26 negara telah menyatakan kesediaan untuk mengirimkan pasukan darat, laut, dan udara ke Ukraina sebagai bagian dari upaya menjamin stabilitas pascaperang.
Langkah ini memicu kekhawatiran di Moskow, yang sejak awal menyatakan bahwa salah satu alasan utama invasi ke Ukraina adalah untuk mencegah negara tersebut bergabung dengan NATO dan menjadi pangkalan militer Barat.
Pernyataan terbuka dari Putin ini dipandang sebagai indikasi meningkatnya ketegangan dalam konflik Ukraina. Ancaman terhadap pasukan Barat menunjukkan bahwa Rusia tidak akan mentoleransi kehadiran militer asing di wilayah yang masih menjadi zona konflik aktif.
Selain itu, pernyataan tersebut juga dianggap sebagai pesan langsung kepada negara-negara Eropa dan Amerika Serikat bahwa Rusia siap menghadapi konfrontasi lebih lanjut jika NATO tetap memaksakan kehadirannya di Ukraina, meskipun dengan dalih menjaga perdamaian. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














