Cara Makan Buah yang Benar agar Nutrisinya Maksimal

Buah
Ilustrasi Makan Buah. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Banyak orang menganggap cara makan buah tidak terlalu penting. Asal dimakan, buah pasti akan memberikan manfaat.

Padahal, cara makan buah yang salah bisa mengurangi asupan nutrisi penting yang seharusnya didapatkan tubuh.

Buah merupakan sumber vitamin, mineral, serat, serta antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan.

Konsumsi buah secara rutin bahkan dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti kanker, diabetes, penyakit jantung, hingga peradangan.

Namun, beberapa jenis buah sering dikonsumsi dengan cara yang keliru sehingga manfaatnya berkurang.

Berikut beberapa contoh buah yang kerap salah dimakan dan cara mengonsumsinya dengan benar:

  1. Kiwi

Banyak orang mengupas kulit kiwi sebelum memakannya. Padahal, menurut dr. Kunal Sood, kulit kiwi justru menyimpan banyak nutrisi.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Mengonsumsi kiwi beserta kulitnya dapat meningkatkan kandungan serat hampir 50 persen lebih banyak.

Selain itu, kulit kiwi mengandung antioksidan hingga tiga kali lebih tinggi dibandingkan daging buahnya.

  1. Buah Beri

Buah beri sebaiknya dimakan dalam bentuk segar, bukan diolah menjadi jus atau campuran makanan lain.

Konsumsi dalam bentuk utuh bisa memaksimalkan kandungan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

  1. Jeruk

Jeruk sering dijadikan jus, namun cara ini mengurangi kandungan serat yang sangat penting bagi tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, jeruk sebaiknya dimakan dalam bentuk utuh. Selain kaya vitamin C, serat dalam jeruk juga baik untuk pencernaan.

  1. Apel

Sama halnya dengan kiwi, kulit apel sebaiknya tidak dikupas. Kulit apel mengandung serat larut yang membantu mengontrol kadar gula darah, menjaga kesehatan usus, dan mendukung manajemen berat badan.

  1. Pisang
BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

Jangan terburu-buru makan pisang saat masih mentah. Pisang matang lebih mudah dicerna dan kaya antioksidan.

Kandungan kaliumnya juga bermanfaat untuk mengatur tekanan darah, menjaga fungsi otot, dan menyeimbangkan cairan tubuh.

  1. Delima

Biji delima sering dibuang atau hanya diolah menjadi jus. Padahal, delima sebaiknya dimakan bersama bijinya untuk memperoleh manfaat antioksidan seperti antosianin yang bersifat anti-inflamasi serta baik untuk kesehatan jantung.

Dengan memahami cara makan buah yang benar, kita bisa mendapatkan manfaat gizi secara maksimal. Jadi, jangan hanya makan buah, tetapi juga perhatikan cara terbaik untuk mengonsumsinya.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================