Waspadai Broken Heart Syndrome, Risiko Kematian pada Pria Lebih Tinggi

Dukungan Emosional Jadi Kunci

Selain faktor fisik, dukungan emosional juga sangat berpengaruh. Banyak pria cenderung memendam perasaan dan jarang mencari pertolongan, sehingga stres menumpuk tanpa disadari.

Kondisi ini membuat pemulihan mereka lebih lambat dan risikonya lebih tinggi dibanding wanita.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Gejala Broken Heart Syndrome kerap mirip dengan serangan jantung, sehingga sulit dibedakan tanpa pemeriksaan medis.

BACA JUGA :  Benarkah Minum Air Putih Dapat Mengurangi Risiko Kecemasan? Ini Penjelasannya

Nyeri dada mendadak, sesak napas, cepat lelah tanpa sebab jelas adalah sinyal yang tidak boleh diabaikan. Jika mengalami hal ini, segera periksa ke dokter untuk memastikan kondisi jantung.

Belum Ada Obat Khusus

Hingga kini, belum ada obat khusus untuk menangani sindrom patah hati. Dokter biasanya memberikan obat jantung umum dan menyarankan pengelolaan stres melalui terapi, meditasi, serta dukungan dari orang terdekat.

BACA JUGA :  Doa Melepas Pakaian dalam Islam: Amalan Sederhana dengan Banyak Keutamaan

Studi terbaru yang dipublikasikan di Journal of the American Heart Association tahun 2024 menegaskan bahwa dukungan emosional berperan penting dalam mempercepat pemulihan penderita sindrom ini.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================