
BOGORTODAY.COM – Tim medis RSUD Kota Bogor terus bekerja maksimal menangani para korban ambruknya bangunan Majelis Taklim Ashoyibah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Prioritas utama kini difokuskan pada pasien luka berat, termasuk seorang balita berusia 2,5 tahun yang masih dirawat intensif di ICU usai menjalani operasi kraniotomi.
Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir, menyebut hingga Selasa (9/9/2025) pagi, total pasien yang masih dirawat sebanyak 11 orang.
Tiga di antaranya mengalami luka berat, sementara delapan pasien lainnya mengalami luka sedang.
“Tim medis terus berkoordinasi untuk memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan terbaik. Beberapa pasien luka berat mengalami patah tulang dan trauma serius, sehingga membutuhkan pengawasan ketat,” ujar dr. Ilham.
Sejak insiden yang terjadi pada Minggu (7/9/2025) itu, pemerintah daerah bersama rumah sakit rujukan terus memastikan semua korban mendapatkan perawatan sesuai kebutuhan medis.
“Keselamatan pasien menjadi prioritas. Kami berupaya semaksimal mungkin agar semua korban bisa pulih,” tegas dr. Ilham.
Bagi HalamanWartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















