
Meski sempat tidak berpasangan dalam beberapa waktu, keduanya menegaskan bahwa kekompakan mereka tetap terjaga berkat rutinitas latihan bersama di Pelatnas PBSI.
“Dari chemistry kami, saya rasa baik ya. Karena meskipun tidak berpasangan di Pelatnas, kita sering dipasangkan saat latihan. Saya sering ngobrol dan sharing juga sama kak Apriyani. Baru dipasangin lagi kami mau coba balikin hawa main kami di lapangan,” ujar Fadia.
Apriyani pun menambahkan bahwa kerja sama mereka masih solid dan fokus utama ke depan adalah memperkuat pola permainan menjelang babak selanjutnya.
“Yang akan dipersiapkan di babak 16 besar pastinya untuk pola permainan. Besok kita libur jadi latihan lagi dan mempererat chemistry,” timpal Apriyani.
Kemenangan ini mempertegas posisi Apriyani/Fadia sebagai pasangan utama di sektor ganda putri Indonesia. Dengan dukungan pelatih dan pengalaman bertanding yang luas, mereka diharapkan mampu kembali menjadi kekuatan utama dalam turnamen-turnamen internasional.
Di babak 16 besar, Apriyani/Fadia akan menghadapi pemenang laga antara pasangan Jepang, Arisa Igarashi/Chiharu Shida, dan wakil tuan rumah, Au Yeung Wing Chi/Ip Sum Yau. Pertandingan tersebut diprediksi akan menjadi tantangan lebih berat bagi pasangan Garuda. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















