Jangan Sepelekan! Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Stres Berlebihan

Stres
Ilustrasi Stres (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Situasi negara yang penuh ketidakpastian kerap membuat orang merasa cemas dan stres.

Meski tidak turun langsung ke jalan, paparan berita atau konten bernuansa negatif bisa membuat tubuh ikut merasa letih.

Dalam kadar tertentu, stres justru dibutuhkan tubuh untuk merespons ancaman, memotivasi menghadapi tantangan, bahkan meningkatkan kekebalan tubuh.

Namun jika berlebihan atau berkepanjangan, stres dapat memicu dampak buruk bagi kesehatan.

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Stres?

Stres mengaktifkan sistem saraf otonom yang mengendalikan detak jantung, pernapasan, penglihatan, hingga respon tubuh lainnya. Bila berlangsung lama, respons stres ini bisa memicu kerusakan pada tubuh.

BACA JUGA :  Resep Bubur Kacang Hijau, Menu Sarapan Hangat dan Bergizi

Berikut dampak stres pada tubuh jika dibiarkan berlarut-larut:

  1. Otot Tegang

Stres memicu ketegangan otot, terutama di leher, bahu, atau punggung. Kadang disertai kebiasaan mengatupkan rahang.

Menurut Keck Medicine, ketegangan otot yang berlangsung lama dapat menyebabkan nyeri kronis.

  1. Sakit Kepala

Stres bisa memicu sakit kepala tegang (tension headache). Harvard Health Publishing menyebutkan gejalanya berupa rasa nyeri tumpul di kedua sisi kepala, seperti diremas atau dijepit.

  1. Masalah Pencernaan

Tubuh bisa merespons stres lewat gangguan pencernaan, misalnya diare, sembelit, atau sakit perut. Sebagian orang juga mengalami refluks asam lambung.

  1. Palpitasi Jantung

Palpitasi atau jantung berdebar kencang kerap muncul saat stres. Jika berlangsung kronis, bisa berdampak pada tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

  1. Siklus Menstruasi Terganggu
BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

Stres dapat membuat siklus haid tidak teratur, memperparah nyeri haid, bahkan memengaruhi kesuburan. Tubuh “menganggap” reproduksi perlu ditunda karena ada ancaman.

  1. Gangguan Tidur

Pikiran kacau membuat sebagian orang susah tidur, sementara yang lain justru tidur berlebihan.

Kurang tidur dalam jangka panjang meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga kanker.

  1. Berat Badan Naik

Stres memicu peningkatan hormon kortisol yang mendorong nafsu makan berlebih. Akibatnya, tubuh menyimpan lebih banyak lemak dan berat badan naik.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================