Rencana Pemprov Jabar Ambil Alih RSUD Kota Bogor Tuai Penolakan DPRD

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat mengunjungi RSUD Kota Bogor, pada Senin (6/9/2025) lalu. Ia memastikan kondisi para korban reruntuhan bangunan di Ciomas, Kabupaten Bogor dapat perhatian penuh dari Pemerintah.

Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan, baik di RSUD Kota Bogor maupun rumah sakit rujukan, sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

Dedi Mulyadi juga menerima laporan dari pihak rumah sakit mengenai tingginya beban pelayanan kesehatan yang ditanggung RSUD Kota Bogor. Rumah sakit ini kerap menerima pasien rujukan dari berbagai daerah seperti Cianjur, Sukabumi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.

“Beban rumah sakit ini sangat tinggi, apalagi banyak pasien yang tidak memiliki BPJS atau terkendala administrasi klaim. Potensi kekurangan biaya operasional bisa terjadi kalau kondisi seperti ini dibiarkan,” jelasnya.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Untuk itu, Pemprov Jabar membuka kemungkinan untuk mengambil alih pengelolaan rumah sakit agar pelayanan kesehatan bisa lebih optimal.

“Kalau memang ada usulan agar Pemprov Jabar mengelola rumah sakit ini, kami menyatakan siap,” pungkas Dedi.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================