Bahaya Memanaskan Makanan Terlalu Sering

Salah satu bakteri berbahaya adalah Clostridium botulinum, yang dapat hinggap pada daging, ikan, telur, bahkan nasi.

Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri ini bisa berakibat fatal, termasuk keracunan serius.

  1. Masalah Pencernaan

Protein dalam makanan yang dipanaskan berulang kali dapat mengalami perubahan struktur.

Proses oksidasi asam amino dan nitrogen akibat pemanasan berulang bisa memicu gangguan pencernaan.

BACA JUGA :  Doa Minum Susu 1 Muharram: Makna, Bacaan, dan Tradisi yang Berkembang di Arab Saudi

Karena itu, makanan berprotein tinggi seperti daging, ayam, dan ikan sebaiknya tidak dipanaskan berkali-kali.

  1. Pemicu Radikal Bebas

Pemanasan berulang juga dapat merusak enzim yang berfungsi membantu pencernaan dan menjaga kestabilan reaksi oksidasi dalam tubuh.

Kerusakan enzim ini berpotensi memicu terbentuknya radikal bebas, yang jika menumpuk bisa meningkatkan risiko penyakit kronis, termasuk kanker.

BACA JUGA :  KPop Demon Hunters Rayakan Satu Tahun Kesuksesan, Pop-Up Store Resmi Hadir di Jakarta

Memanaskan makanan terlalu sering memang terasa praktis, tetapi efeknya tidak sepele. Risiko mulai dari hilangnya zat gizi, keracunan, gangguan pencernaan, hingga terbentuknya radikal bebas patut diwaspadai.

Untuk lebih aman, sebaiknya hangatkan makanan hanya sekali dan pastikan makanan disimpan dengan benar sebelum dikonsumsi kembali.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================