
Salah satu bakteri berbahaya adalah Clostridium botulinum, yang dapat hinggap pada daging, ikan, telur, bahkan nasi.
Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri ini bisa berakibat fatal, termasuk keracunan serius.
- Masalah Pencernaan
Protein dalam makanan yang dipanaskan berulang kali dapat mengalami perubahan struktur.
Proses oksidasi asam amino dan nitrogen akibat pemanasan berulang bisa memicu gangguan pencernaan.
Karena itu, makanan berprotein tinggi seperti daging, ayam, dan ikan sebaiknya tidak dipanaskan berkali-kali.
- Pemicu Radikal Bebas
Pemanasan berulang juga dapat merusak enzim yang berfungsi membantu pencernaan dan menjaga kestabilan reaksi oksidasi dalam tubuh.
Kerusakan enzim ini berpotensi memicu terbentuknya radikal bebas, yang jika menumpuk bisa meningkatkan risiko penyakit kronis, termasuk kanker.
Memanaskan makanan terlalu sering memang terasa praktis, tetapi efeknya tidak sepele. Risiko mulai dari hilangnya zat gizi, keracunan, gangguan pencernaan, hingga terbentuknya radikal bebas patut diwaspadai.
Untuk lebih aman, sebaiknya hangatkan makanan hanya sekali dan pastikan makanan disimpan dengan benar sebelum dikonsumsi kembali.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















