Kenapa Sering Ingin Makan Manis Setelah Makan? Ini Alasannya

BOGORTODAY.COM – Merasa ingin makan sesuatu yang manis setelah menyantap makanan utama adalah hal yang umum dialami banyak orang, terutama di malam hari.

Ternyata, keinginan ini bukan sekadar kebiasaan, melainkan ada penjelasan ilmiah di baliknya.

Sejumlah penelitian dan ahli gizi menemukan beberapa alasan mengapa tubuh sering mencari pencuci mulut manis, sekaligus cara mengatasinya agar tetap sehat.

Penyebab Ingin Makan Manis Setelah Makan

  1. Terlalu Ekstrem Mengurangi Gula

Jika terlalu ketat membatasi asupan gula, otak bisa merasa “kehilangan” meskipun tubuh tidak benar-benar kekurangan energi.

Kondisi ini disebut perceived deprivation.
Akibatnya, otak justru makin ngidam makanan manis.

“Craving itu respons yang dipelajari. Kalau otak merasa ada yang ditahan, dia akan minta lebih banyak,” jelas Anne VanBeber, PhD, RD, profesor Ilmu Gizi di Texas Christian University.

  1. Gula Mengaktifkan Sistem ‘Hadiah’ di Otak

Makanan manis terasa menyenangkan karena gula memicu pelepasan hormon serotonin dan dopamin yang memberi rasa bahagia.

BACA JUGA :  Rutin Konsumsi Semangka Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

Namun, efek ini hanya sementara. Jika konsumsi gula berlebihan, kadar dopamin justru bisa menurun dalam jangka panjang sehingga tubuh terus mencari “hadiah” tambahan.

  1. Kadar Gula Darah Tidak Stabil

Makan makanan tinggi karbohidrat tanpa tambahan protein, serat, atau lemak sehat dapat membuat gula darah melonjak lalu turun drastis. Penurunan ini memicu tubuh ingin gula lagi, sehingga siklus ngidam berulang.

Solusi: pastikan piringmu seimbang dengan tambahan protein, sayur, dan lemak sehat.

  1. Lidah Mencari Rasa Baru

Fenomena sensory-specific satiety menjelaskan bahwa setelah kenyang dengan rasa gurih atau asin, lidah cenderung mencari sensasi berbeda—dan rasa manis adalah pilihan paling umum.
“Kita bisa menguranginya dengan menghadirkan rasa manis, asam, pahit, asin, dan umami dalam satu kali makan. Dengan begitu, kalori lebih terkendali dan rasa kenyang datang lebih cepat,” jelas Anne.

  1. Ngidam Manis Meningkat di Malam Hari

Menurut Joan Salge Blake, RDN, profesor nutrisi di Boston University, keinginan ngemil manis biasanya memuncak di sore hingga malam hari.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Hal ini dipengaruhi faktor psikologis seperti menurunnya kontrol diri akibat kelelahan mental, serta ritme sirkadian tubuh yang memang cenderung meningkatkan selera pada makanan manis, asin, atau bertepung saat malam.

Cara Memenuhi Keinginan Makan Manis Tanpa Rasa Bersalah

Sesekali makan manis tentu tidak masalah, tetapi penting untuk bijak dalam memilih. Beberapa alternatif sehat yang bisa dicoba:

  • Mengganti dessert tinggi gula dengan buah segar.
  • Menikmati teh dengan rasa cokelat atau vanila tanpa tambahan gula.
  • Membuat cokelat panas dengan susu rendah lemak.
  • Membuat sorbet buah beri beku yang diblender dengan yoghurt.

Dengan pilihan yang tepat, kamu tetap bisa memuaskan keinginan makan manis tanpa membebani tubuh dengan gula berlebih.

Jadi, kalau habis makan besar tiba-tiba ingin dessert, jangan buru-buru merasa bersalah. Pahami penyebabnya, lalu pilih cara sehat untuk menikmatinya.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================