
BOGORTODAY.COM – Jumlah korban jiwa akibat ambruknya bangunan majelis taklim di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, kembali bertambah. Seorang balita perempuan berusia 2,5 tahun berinisial RY meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bogor.
Direktur RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, menjelaskan bahwa RY mengalami pendarahan hebat di bagian kepala akibat insiden tersebut.
“RY meninggal dunia sekitar pukul 14.42 WIB saat menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Sebelumnya, dua hari lalu, korban sempat menjalani operasi,” ujar Ilham, Kamis (11/9/2025).
Ilham menuturkan tim medis sudah berupaya maksimal menyelamatkan korban, namun nyawa RY tidak tertolong.
“Pendarahan di bagian kepala cukup parah, dan kondisinya tidak kuat meski sudah kami tangani seintensif mungkin,” jelasnya.
Dengan meninggalnya RY, total korban jiwa akibat ambruknya bangunan majelis taklim di Ciomas kini mencapai lima orang. Sementara itu, korban luka lainnya masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di wilayah Bogor.
Jenazah RY telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Sukaharja, yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian.*
Bagi HalamanEditor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















