
Abdul Mu’ti menyempatkan diri bertemu siswa dan orang tua korban, serta menegaskan akan melanjutkan kunjungan ke rumah sakit guna memastikan penanganan medis optimal.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada tim Kementerian dari Direktorat BKPLK yang sigap turun sejak dini hari membangun tenda darurat,” katanya.
Diketahui, insiden ambruknya atap di SMKN 1 Cileungsi pada Rabu (10/9/2025) menyebabkan puluhan siswa terluka. Pemerintah menargetkan renovasi selesai sebelum akhir tahun agar aktivitas belajar mengajar kembali normal. (CR4)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















