
Sebelumnya, pada Juli 2025, Arab Saudi juga sepakat mengucurkan investasi senilai US$ 6,4 miliar ke Suriah.
Dana itu dialokasikan untuk rekonstruksi infrastruktur, telekomunikasi, real estate, dan menopang stabilitas keuangan negara yang masih berupaya pulih dari konflik berdarah selama 14 tahun.
Tak hanya hibah minyak, perusahaan Arab Saudi juga mulai masuk dalam proyek energi di Suriah.
Misalnya, ACWA Power akan mempelajari dan mengusulkan pembangunan energi terbarukan, meliputi proyek tenaga surya dan sistem penyimpanan hingga 1.000 MW, tenaga angin hingga 1.500 MW, serta rehabilitasi pembangkit listrik yang sudah ada.
Enam Perjanjian Tambahan
Selain hibah minyak mentah, terdapat sedikitnya enam perjanjian tambahan yang ditandatangani kedua negara.
Ruang lingkupnya meliputi eksplorasi dan pengembangan gas, pengeboran, pemrosesan gas alam, survei geofisika dan geologi, hingga analisis data seismik.
Dengan langkah ini, Arab Saudi menunjukkan peran aktifnya dalam membantu Suriah bangkit dari krisis sekaligus memperkuat posisi geopolitik dan ekonomi di kawasan Timur Tengah.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















