Bahaya Minum Air Sambil Berdiri bagi Kesehatan

Minum
Ilustrasi Minum Sambil Berdiri. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Air putih adalah kebutuhan vital tubuh. Ia berperan penting dalam menjaga hidrasi, mendukung fungsi ginjal, membantu pencernaan, hingga menunjang berbagai proses biologis tubuh. Namun, cara minum ternyata juga memengaruhi manfaat yang didapat.

Minum sambil berdiri, meski terlihat sepele dan umum dilakukan, ternyata bisa memberi dampak kurang baik bagi kesehatan.

Air yang masuk terlalu cepat ke lambung dapat mengencerkan asam pencernaan, mengurangi penyerapan nutrisi, hingga memberi beban tambahan pada organ dalam.

Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Electrical Bioimpedance bahkan menunjukkan bahwa postur tubuh saat minum dapat memengaruhi distribusi cairan dalam tubuh.

Saat minum sambil berdiri, terjadi pergeseran cairan yang berbeda dibandingkan saat duduk, yang bisa memengaruhi efektivitas hidrasi.

Dampak Minum Air Sambil Berdiri

  1. Gangguan pencernaan
BACA JUGA :  DPRD Jabar Soroti Polemik Lahan Gunung Salak, Makelar Tanah dan Villa Liar Jadi Sasaran Penertiban

Air yang masuk terlalu cepat berpotensi mengencerkan asam lambung, memperlambat proses pencernaan, serta menimbulkan rasa kembung dan tidak nyaman. Jika terus dilakukan, kebiasaan ini bisa memicu refluks asam dan masalah lambung.

  1. Risiko meningkatnya asam lambung

Kebiasaan ini dapat memperparah gejala GERD. Aliran air yang deras bisa membuat katup kerongkongan lebih mudah terbuka, sehingga asam lambung naik dan menimbulkan sensasi terbakar di dada atau regurgitasi.

  1. Rasa pusing dan kelelahan

Minum banyak air sekaligus sambil berdiri bisa menyebabkan pergeseran cairan tubuh yang cepat, sehingga memicu pusing, ringan kepala, atau tubuh terasa lemah.

  1. Dampak jangka panjang pada organ

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat melemahkan fungsi pencernaan, menimbulkan kembung atau sembelit, serta memberi tekanan ringan pada hati dan ginjal.

  1. Tekanan pada sendi dan otot
BACA JUGA :  APDESI Kabupaten Bogor Kerahkan Kades Genjot Penerimaan Pajak Daerah

Distribusi cairan yang tidak seimbang dapat menimbulkan rasa kaku pada sendi atau otot, terutama pada orang yang memiliki masalah sirkulasi.

  1. Penyerapan nutrisi berkurang

Air yang diminum terlalu cepat saat makan bisa mengganggu pemecahan makanan dan mengurangi penyerapan vitamin serta mineral penting.

  1. Beban ringan pada jantung

Minum terburu-buru dalam posisi berdiri bisa menaikkan detak jantung serta tekanan darah sesaat, yang berisiko pada orang dengan kondisi jantung tertentu.

Cara Terbaik Minum Air

Agar tubuh tetap sehat, sebaiknya minum air sambil duduk dan dengan tegukan perlahan. Cara ini membantu pencernaan bekerja lebih optimal, meringankan beban organ, dan memastikan cairan terserap secara bertahap sehingga lebih bermanfaat bagi tubuh.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================