Minim Penerangan dan Tanpa Pagar Pembatas, Jalan Cilebut Rawan Kecelakaan

Selain risiko terjatuh, potensi longsor juga mengancam jalur ini. Beberapa bagian tepi jalan telah terkikis, terutama setelah hujan deras, sehingga rawan runtuh.

Longsor sebelumnya pernah menimpa area Jembatan Satu dan Jembatan Dua, bahkan hingga menyebabkan mobil terjun ke sungai.

Penerangan jalan menjadi isu tambahan. Di malam hari, pengendara hanya mengandalkan cahaya dari rumah atau toko di sekitar. Tidak adanya lampu jalan membuat pengendara baru atau yang tidak familiar dengan kondisi jalan sangat berisiko mengalami kecelakaan.

BACA JUGA :  Tanda Kolagen Menurun pada Kulit dan Faktor yang Mempercepat Penuaan Wajah

Lebar jalan yang terbatas juga menimbulkan hambatan. Kendaraan yang parkir di bahu jalan sering membuat lalu lintas sulit bersinggungan, sehingga memicu kemacetan. Dengan arus kendaraan yang padat menuju stasiun, kondisi ini semakin meningkatkan risiko kecelakaan.

Danil berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, termasuk pemasangan pembatas yang aman, perbaikan jalur rawan longsor, dan penambahan penerangan.

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

“Jalan ini akses utama bagi banyak orang, baik warga sekitar maupun pengunjung dari luar Bogor. Keselamatan pengguna harus jadi prioritas, mulai dari pemasangan pembatas, penerangan, hingga antisipasi bencana alam,” tutup Danil. (Mg1/Mg2)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================