Pertumbuhan Perumahan di Cibungbulang Bogor Berkembang Pesat, Camat Ungkap Penyebabnya 

Menurut Camat Cibungbulang, Agung Surachman mengungkapkan peningkatan jumlah perumahan merupakan konsekuensi dari pertambahan jumlah penduduk yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan tempat tinggal (dok: Ilham Ariyansyah -Bogortoday)

BOGORTODAY.COM – Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, kini menjadi salah satu wilayah yang cukup diminati para pengembang perumahan. Tercatat sedikitnya tiga kawasan perumahan, baik tipe subsidi maupun cluster, sudah terbangun di wilayah tersebut.

Camat Cibungbulang, Agung Surachman, menyambut baik hadirnya pembangunan hunian baru ini. Menurutnya, peningkatan jumlah perumahan merupakan konsekuensi dari pertambahan jumlah penduduk yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan tempat tinggal.

“Memang ini imbas dari penambahan jumlah penduduk. Mau tidak mau, kebutuhan rumah juga bertambah. Di Kecamatan Cibungbulang, ada beberapa titik yang kini dibangun perumahan karena memang sesuai tata ruang yang memungkinkan,” ujar Agung Surachman, Selasa (16/9/2025).

BACA JUGA :  Beasiswa BCA 2027 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Beragam Fasilitas yang Ditawarkan

Agung menegaskan, pembangunan perumahan di Cibungbulang tidak sembarangan. Sesuai tata ruang yang dimiliki, hanya kawasan tertentu yang bisa digunakan sebagai permukiman.

“Kalau ada pengajuan perumahan di lahan pertanian, otomatis izinnya ditolak. Jadi wajar jika Cibungbulang tumbuh karena tata ruangnya memungkinkan,” tegasnya.

Selain itu, Camat Agung mengungkapkan keberadaan perumahan baru juga dianggap membawa peluang ekonomi bagi warga setempat.

“Ketika jumlah penduduk bertambah, kebutuhan pangan dan kebutuhan lainnya juga ikut meningkat. Ini potensi besar bagi masyarakat untuk membuka usaha, mulai dari berdagang makanan, sayuran, hingga kebutuhan rumah tangga,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Sering Terbangun Pukul 3 Pagi dan Sulit Tidur Lagi? Ini Penyebab yang Perlu Diketahui

Terkait isu infrastruktur, khususnya mitigasi banjir dan kemacetan, Agung menjelaskan bahwa rencana sodetan Sungai Cibatok sebenarnya sudah pernah diusulkan sekitar 15 tahun lalu, tepatnya pada masa kepemimpinan Bupati Rahmat Yasin. Namun, rencana tersebut terhambat masalah teknis dan hingga kini belum terealisasi.

“Sekarang pemerintah daerah lebih fokus pada pembangunan jalur Lingkar Bogor Barat yang menghubungkan Ciampea, Cibungbulang, hingga Leuwiliang. Proyek ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi kepadatan lalu lintas di wilayah barat Bogor,” tandasnya.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================