Sentul City Gandeng IPB, Ungkap Manfaat Ruang Hijau untuk Ekonomi & Lingkungan

Secara keseluruhan, nilai ekonomi manfaat ekologis pohon dan vegetasi di tiga cluster ini mencapai lebih dari Rp 9,6 miliar, menegaskan bahwa ruang hijau privat bukan sekadar aset lingkungan, tetapi juga modal sosial-ekonomi yang meningkatkan daya saing kawasan hunian.

Acara expose dihadiri jajaran pimpinan PT Sentul City Tbk, akademisi IPB University, perwakilan pemerintah daerah, komunitas, media, dan influencer.

Rangkaian kegiatan mencakup presentasi hasil penelitian, diskusi bersama berbagai pemangku kepentingan, hingga agenda simbolis berupa penanaman pohon oleh PT Sentul City Tbk sebagai kontribusi nyata terhadap perlindungan ozon dan mitigasi perubahan iklim.

Direktur PT Sentul City Tbk, Tjetje Muljanto, menegaskan pentingnya momen ini sebagai bentuk nyata komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Atasi Siswa Masuk Siang, Pemkot Bogor Bangun RKB Vertikal di SDN Pakuan

“Melalui momentum ini, kami ingin menegaskan bahwa pembangunan kawasan Sentul City berlandaskan prinsip keberlanjutan. Data i-Tree Eco menjadi bukti ilmiah bahwa ruang hijau privat, khususnya di kawasan Sentul City, mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, sekaligus ekonomi bagi masyarakat. Hunian hijau bukan hanya tren, melainkan kebutuhan masa depan. Komitmen ini akan terus kami wujudkan agar Sentul City menjadi contoh nyata kota mandiri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Langkah ini selaras dengan visi perusahaan untuk menghadirkan kualitas hidup terbaik melalui lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujar Tjetje Muljanto.

PT Sentul City Tbk menegaskan bahwa langkah ini memperkuat posisi Sentul City sebagai hunian modern hijau yang berdaya saing global sekaligus mendukung agenda internasional dalam menjaga bumi dari ancaman perubahan iklim.

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup, RSUD R. Moh. Noh Nur Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Lewat Biopori

Dengan kolaborasi bersama IPB University, Sentul City diharapkan menjadi role model dalam menciptakan keseimbangan antara pembangunan modern dan kelestarian lingkungan, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih menghargai dan memanfaatkan ruang hijau secara optimal.

Hadirnya program ini sekaligus memberikan pesan bahwa pengelolaan ruang hijau privat dan publik secara ilmiah tidak hanya menyokong kualitas hidup masyarakat, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap mitigasi perubahan iklim global dan perlindungan lapisan ozon, selaras dengan tujuan Hari Perlindungan Lapisan Ozon Internasional.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================