Silicon Valley Guyur Puluhan Miliar Dolar ke AI, OpenAI Masih Tekor

OpenAI memperkirakan pendapatan bisa melonjak tiga kali lipat pada tahun ini, lalu mencapai USD 100 miliar pada 2028, dan bahkan USD 200 miliar pada 2030.

Kunci dari ambisi tersebut adalah pendanaan. Sepanjang tahun lalu, investor Silicon Valley menyuntikkan sekitar USD 50 miliar ke OpenAI.

Microsoft sebagai investor utama juga memperpanjang kerja sama dan menyetujui restrukturisasi OpenAI menjadi entitas for-profit agar bisa mengakses pendanaan baru senilai USD 19 miliar.

BACA JUGA :  PHR Buka Program Magang 2026, Simak Syarat, Formasi, dan Jadwal Pendaftarannya

Tantangan Monetisasi

Meski aplikasi ChatGPT kini digunakan lebih dari 700 juta orang di seluruh dunia, sebagian besar pengguna masih memanfaatkan layanan gratis.

Berdasarkan survei Menlo Ventures, hanya 3% konsumen yang benar-benar membayar layanan AI, dengan total belanja sekitar USD 12 miliar.

BACA JUGA :  Bau Busuk Ungkap Kematian Pria Sebatang Kara di Kontrakan Cibinong

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun AI menjadi aplikasi konsumen dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah, tantangan terbesar OpenAI adalah bagaimana mengubah popularitas masif tersebut menjadi model bisnis yang berkelanjutan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================