
OpenAI memperkirakan pendapatan bisa melonjak tiga kali lipat pada tahun ini, lalu mencapai USD 100 miliar pada 2028, dan bahkan USD 200 miliar pada 2030.
Kunci dari ambisi tersebut adalah pendanaan. Sepanjang tahun lalu, investor Silicon Valley menyuntikkan sekitar USD 50 miliar ke OpenAI.
Microsoft sebagai investor utama juga memperpanjang kerja sama dan menyetujui restrukturisasi OpenAI menjadi entitas for-profit agar bisa mengakses pendanaan baru senilai USD 19 miliar.
Tantangan Monetisasi
Meski aplikasi ChatGPT kini digunakan lebih dari 700 juta orang di seluruh dunia, sebagian besar pengguna masih memanfaatkan layanan gratis.
Berdasarkan survei Menlo Ventures, hanya 3% konsumen yang benar-benar membayar layanan AI, dengan total belanja sekitar USD 12 miliar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun AI menjadi aplikasi konsumen dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah, tantangan terbesar OpenAI adalah bagaimana mengubah popularitas masif tersebut menjadi model bisnis yang berkelanjutan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















