
Pardi mengatakan bahwa di sekitar lokasi kejadian memang sedang ada pekerjaan perbaikan berupa pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) oleh pihak ketiga.
Pekerjaan berupa TPT akibat longsor yang terjadi Tahun 2022 lalu dan terjadi longsor susulan lebih parah dan memakan separuh badan jalan. Saat ini panjang longsor mencapai 35 meter dengan ketinggian sekitar 6,5 meter.
“Jalan tersebut sedang dalam tahap pembangunan TPT oleh pihak ketiga,” katanya.
Akibat kejadian tersebut untuk sementara jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih. Karena dikhawatirkan longsor semakin meluas dan membahayakan pengendara yang melintasi jalan tersebut.
“Untuk lalulintas saat ini hanya dapat dilalui oleh motor, untuk mobil sekala kecil diarahkan ke Perumahan Dramaga Pratama sedangkan untuk mobil besar diarahkan melalui Cibungbulang arah Pamijahan,” pungkasnya
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















