Rawat Semangat Kebersamaan Bangun Daerah, Pemkab Bogor Gandeng PEPABRI dan FKPPI

PEPABRI
Pemkab Bogor gandeng PEPABRI dan FKPPI sebagai mitra strategis dalam membangun daerah. Foto : Diskominfo Kabupaten Bogor.

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggandeng Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) dan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) sebagai mitra strategis dalam membangun daerah.

Kolaborasi ini bagian dari upaya menjaga kesinambungan nilai perjuangan, nasionalisme, dan kebersamaan di tengah tantangan zaman.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatmika, menegaskan bahwa sejak berdirinya pada 1959, PEPABRI telah menjadi wadah bagi para purnawirawan TNI/Polri untuk tetap berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Sedangkan FKPPI, yang berdiri pada 1978, lahir sebagai wadah pembinaan generasi muda penerus perjuangan orang tua mereka.

“Para anggota PEPABRI dan FKPPI dengan segala pengalaman dan keahliannya terus memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor pembangunan,” ujar Ajat saat mewakili Bupati Bogor dalam peringatan HUT ke-66 PEPABRI dan HUT ke-47 FKPPI di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (16/9/2025).

BACA JUGA :  Mata Menonjol Bisa Jadi Tanda Penyakit Tiroid, Kenali Gejala dan Risikonya

Ajat menilai, kehadiran dua organisasi ini sangat penting karena mampu menjaga semangat nasionalisme di tingkat akar rumput. Menurutnya, semangat kebersamaan yang diwariskan para pejuang harus terus dirawat agar tidak luntur di tengah derasnya arus globalisasi.

“Kehadiran kita hari ini merupakan bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, persatuan, dan kesatuan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita terus mengalir dalam darah daging setiap insan yang mencintai bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Kebijakan Daerah Berlandaskan Pancasila

Di Kabupaten Bogor, PEPABRI dan FKPPI tak hanya hadir dalam ranah sosial-kemasyarakatan, tetapi juga berperan dalam pembangunan pendidikan, ekonomi, hingga keamanan lingkungan. Mereka sering menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, terutama ketika berkaitan dengan pembinaan generasi muda dan menjaga kondusivitas daerah.

Hadirnya Pemkab Bogor dalam perayaan ulang tahun kedua organisasi itu, menurut Ajat, menjadi simbol bahwa pemerintah daerah tidak berjalan sendiri. Pembangunan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan kelompok-kelompok yang punya akar sejarah kuat dalam menjaga bangsa.

Bagi Halaman

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================