BOGORTODAY.COM – Lalu lintas kendaraan pengangkut hasil tambang berpelat luar daerah diduga semakin marak melintasi ruas Jalan Cigudeg hingga Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kendaraan-kendaraan besar tersebut memanfaatkan fasilitas umum dan jalanan daerah, namun kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai sangat minim.
Anggota DPRD Jawa Barat, Samsul Hidayat, menilai keberadaan truk tambang bernopol luar daerah menjadi salah satu penyebab lemahnya pemasukan PAD dari sektor pajak kendaraan di Kabupaten Bogor.
“Saya rasa masalah Parung Panjang ini tidak sederhana penyelesaiannya. Unsur pemerintah pusat pun harus turun karena sudah melibatkan tiga provinsi: Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Mereka semua pengguna material,” ujarnya kepada Bogortoday, Rabu (17/9/2025).
Samsul menjelaskan, domisili para pengusaha angkutan truk tambang rata-rata berada di luar Jawa Barat. Sebagian besar kendaraan menggunakan pelat nomor Banten dan DKI Jakarta, sehingga pajak kendaraan tidak masuk ke Jawa Barat.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















