Berbasis Gotong Royong dan UMKM, Gubernur Jabar Optimistis Pembangunan Rumah Subsidi Segera Tercapai

KDM bandingkan Aksi Damai Warga Penutupan Tambang di Parungpanjang, Ratusan Nyawa Melayang: Kemana Kebijakan Anda? (foto: BiroAdpimJabar)

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan program penguatan ekosistem perumahan Imah Merenah Hirup Tumaninah di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025).

Program yang bermakna Rumah Layak dan Hidup Tenang ini digagas untuk menjawab kebutuhan hunian masyarakat sekaligus mendorong kesejahteraan ekonomi. Peluncuran dilakukan berbarengan dengan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dihadiri bupati, wali kota, camat, hingga pelaku usaha ekosistem perumahan.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, pembangunan rumah rakyat bukan sekadar proyek fisik, melainkan strategi membangun harapan. Jabar menargetkan pembangunan 100 ribu rumah subsidi sebagai bagian dari target nasional tiga juta rumah.

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

“Rumah adalah dasar kesejahteraan keluarga. Dari rumah yang baik lahir keluarga harmonis, anak-anak sehat, dan masyarakat yang sejahtera,” kata Dedi.

Ia menambahkan, pembangunan dilakukan berbasis padat karya, gotong royong, dan pemberdayaan UMKM. Dengan pola tersebut.

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================