
“Ke depan kami ingin pasar ini bisa menjadi tempat healing, wisata, sekaligus edukasi bagi anak-anak. Bahwa pasar tradisional masih hidup di Indonesia, hanya saja perlu dilengkapi sarana modern untuk menunjang kenyamanan,” ucapnya.
Menurut Jenal, tim penilai KKS pusat telah memberikan sejumlah catatan positif terhadap kondisi Pasar Jambu Dua. Ia pun optimistis pasar tersebut bisa menjadi salah satu indikator penting yang menguatkan peluang Kota Bogor meraih predikat Kota Sehat.
“Komponen yang dinilai mencakup pengelolaan sampah, kebersihan MCK, fasilitas disabilitas, ruang kesehatan, pencahayaan, sirkulasi udara, hingga saluran irigasi. Semua sudah dilihat langsung oleh tim. Mudah-mudahan hasilnya sesuai harapan,” pungkasnya.(*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















