BOGORTODAY.COM – Jika kamu punya waktu terbatas untuk kulineran di Bogor, Jalan Suryakencana adalah jawabannya. Kawasan ini dikenal sebagai pusat kuliner yang menyajikan beragam makanan legendaris. Setiap akhir pekan, foodies dari berbagai daerah datang ke sini untuk berburu kuliner khas Bogor.
Berikut 10 kuliner populer dan legendaris di kawasan Suryakencana yang sayang dilewatkan:
- Baso Bening si Abah
Baso bening legendaris di Gang Aut ini populer di kalangan food vlogger. Ciri khasnya adalah bakso halus berukuran sedang dengan tekstur empuk dan rasa daging yang tetap terasa. Menu pelengkap favoritnya antara lain kwetiaw dan mie kuning telur. Harga semangkuknya mulai Rp 15.000 saja.
- Nasi Goreng Guan Tjo
Sudah eksis sejak 1965, kedai nasi goreng ini hanya menawarkan dua menu utama: Nasi Goreng Ayam Pete dan Nasi Goreng Ayam Sosis (Rp 35.000). Rasa gurihnya berasal dari ebi dan bumbu tumisan sederhana. Kedai ini buka pukul 11.00 – 20.00 setiap hari.
- Cungkring Pak Jumat
Cungkring adalah kuliner khas Bogor berbahan kikil sapi. Cungkring Pak Jumat, yang sudah ada sejak 1975, menyajikan lontong, kikil, rempeyek tempe, dan siraman bumbu kacang manis gurih. Seporsinya Rp 18.000. Disarankan datang pagi, karena biasanya cepat habis.
- Laksa Mang Wahyu
Laksa Bogor yang satu ini sudah melegenda sejak 1960-an. Dengan harga Rp 15.000, seporsi laksa berisi ketupat, tauge, kemangi, tahu, oncom, dan telur rebus, disiram kuah gurih manis khas Bogor. Cocok untuk sarapan hangat.
- Sate Sumsum Pak OO
Berbeda dengan sate pada umumnya, di sini kamu bisa mencicipi sate sumsum, ginjal, dan daging sapi. Sudah ada sejak 1965, Sate Sumsum Pak OO dijual Rp 30.000 per 10 tusuk. Lokasinya di Jalan Suryakencana No.193, buka mulai pukul 15.00.
- Martabak Encek
Martabak legendaris ini hanya dijual sekitar 3 jam setiap hari karena cepat habis. Dimasak dengan kompor arang, Martabak Encek sudah ada sejak 1975 di Jalan Suryakencana No.289. Harganya mulai Rp 40.000. Buka dari pukul 14.00, jadi sebaiknya datang lebih awal.
- Lumpia Basah Gang Aut
Berbeda dengan lumpia goreng Semarang, lumpia basah khas Bogor ini menggunakan kulit lumpia, tauge, dan bengkoang. Bu Weli, pemiliknya, masih mempertahankan cara memasak dengan kompor arang. Berlokasi di Jl. Suryakencana No.307, buka pukul 09.30 – 19.30.
- Es Sekoteng Ko Acung
Segar dan manis, Sekoteng Ko Acung menjadi minuman legendaris yang sudah berdiri sejak 1960-an. Disajikan dengan jahe hangat, kacang hijau, pacar cina, roti, dan kacang tanah. Sangat pas untuk menemani kuliner malam di Suryakencana.
- Soto Kuning Pak Yusuf
Hidangan khas Bogor lainnya yang terkenal di kawasan ini adalah Soto Kuning Pak Yusuf. Kuah gurih kuningnya berpadu dengan daging sapi empuk, paru, hingga babat. Harganya mulai Rp 25.000 per porsi. Cocok disantap siang hari.
- Roti Unyil Suryakencana
Tak lengkap kulineran tanpa membawa oleh-oleh. Roti Unyil Suryakencana sudah dikenal sejak lama dengan aneka pilihan isi seperti cokelat, sosis, keju, hingga abon. Bentuknya kecil, pas untuk camilan keluarga.
Dengan deretan kuliner legendaris ini, Jalan Suryakencana Bogor tak hanya menjadi pusat jajanan, tapi juga surga gastronomi yang sarat sejarah. Cocok untuk wisata kuliner singkat tapi berkesan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















