KANTIN SEKOLAH, UMKM, WARTEG & RUMAH MAKAN PADANG UNTUK SOLUSI MBG

MBG
Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

M Qodari Kepala Staf Presiden (KSP) membongkar data mengenai insiden siswa keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Qodari menyampaikan, berdasarkan data dari Badan Gizi Nasional (BGN), Kementerian Kesehatan, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan, masing-masing institusi melaporkan bahwa ada lebih dari 5.000 siswa tercatat mengalami keracunan, seperti dikutip Kompas.com, Senin  (22/9/2025).

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Penyebab keracunan karena faktor-faktor seperti cemaran bakteri dan kimia, pengolahan dan penyimpanan makanan yang tidak higienis, serta jarak waktu terlalu lama antara pengolahan dan penyajian.

Dapur-dapur MBG yang beroperasi dalam skala besar juga belum terbiasa, sehingga ada potensi ketidakcermatan dalam proses, mulai dari memasak, mendistribusikan, hingga penyajian makanan.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

Pemerintah tetap menjalankan program MBG karena meyakini tujuan utamanya, yakni meningkatkan gizi anak bangsa, masih penting. Meski sudah lebih dari 5.000 siswa keracunan, pemerintah memilih melakukan perbaikan sambil tetap menjalankan program, bukan menghentikannya.

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================