Lindungi Anak dari Predator Seksual, KPAD Kabupaten Bogor Gencar Edukasi Orang Tua

KPAD
Ilustrsi kekerasan seksual. Foto : freepik.com

BOGORTODAY.COM – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor mengintensifkan program sosialisasi pencegahan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Langkah ini diambil menyikapi maraknya kasus kekerasan seksual pada anak yang terus meningkat.

Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Waspada, mengatakan pihaknya fokus memberikan edukasi kepada orang tua agar dapat melindungi anak-anak mereka dari ancaman pelecehan seksual.

“Kita ke masyarakat itu sudah menjelaskan terutama dalam konteks memberikan edukasi ke anak-anak, kita ingin semua orang tua memberikan edukasi ke anak-anaknya,” ujar Waspada, Rabu (24/9/2025).

Waspada menekankan pentingnya orang tua menjelaskan materi pencegahan dengan bahasa yang mudah dipahami anak. Edukasi tersebut mencakup cara menghadapi orang asing yang mendekati dengan niat buruk.

BACA JUGA :  4 Cara Simpel Membersihkan Minyak Goreng Bekas agar Tetap Jernih dan Aman Dipakai Lagi

“Kemudian diajarkan untuk menjaga dirinya terutama di bagian-bagian yang tidak boleh disentuh oleh orang lain kecuali dirinya dan orang tuanya pada bagian yang vital, itu harus disampaikan,” jelasnya.

Program edukasi juga mencakup pencegahan agar anak tidak menjadi pelaku pelecehan terhadap teman sebayanya. Hal ini bertujuan mencegah anak menjadi korban sekaligus pelaku kekerasan seksual.

KPAD Kabupaten Bogor mengingatkan orang tua untuk tetap waspada terhadap orang-orang terdekat yang berpotensi melakukan pelecehan. Menurut Waspada, pelaku kekerasan seksual pada anak seringkali berasal dari lingkungan terdekat korban.

BACA JUGA :  Toyota Fortuner Seruduk Warung di Kemang, Pengendara Motor Tewas

“Kita juga harus tetap waspada mengantisipasi kepada orang-orang dekat, itu adalah hal-hal bagian pencegahan yang perlu disampaikan oleh orang tua,” tuturnya.

Sosialisasi KPAD juga mengajak komunitas masyarakat untuk mengkampanyekan program pencegahan pelecehan seksual anak. Langkah ini diambil karena keterbatasan KPAD dalam menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

“Tapi tadi masih terbatas di tempat tertentu dan perlu sebenernya KPAD melakukan itu, setelah itu peserta dengan komunitasnya sendiri mengkampanyekan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Program ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi anak-anak dari ancaman pelecehan seksual.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================