Ratusan Petani Demo Tuntut Penyelesaian Konflik Agraria di Kabupaten Bogor

BOGORTODAY.COMRatusan petani yang tergabung dalam Forum Rakyat Bogor Raya menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Rabu (24/9/2025). Para demonstran menuntut pemerintah daerah menyelesaikan konflik agraria yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Koordinator Umum Forum Rakyat Bogor Raya Didih Suryadi menyatakan, pihaknya mendesak pemerintah membuat peta konflik agraria dan memberikan solusi konkret untuk setiap permasalahan yang ada.

“Kita akan lihat apakah pemerintah punya progres atau punya penanganan lebih konkret masalah agraria di Kabupaten Bogor,” kata Didih saat memimpin aksi demonstrasi.

BACA JUGA :  6 Kondisi Rambut yang Bisa Menjadi Sinyal Masalah Kesehatan Tubuh

Menurut Didih, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki permasalahan agraria yang belum terselesaikan. Konflik tersebut tersebar di wilayah timur seperti Jonggol, Cileungsi, hingga Klapanunggal.

“Kabupaten Bogor sebenarnya kalau kita lihat dari sudut wilayahnya, hampir di seluruh kecamatan terdapat konflik agraria. Semua termasuk di wilayah timur, di Jonggol, Cileungsi, Klapanunggal, semua ada masalah agraria yang sering sekali diabaikan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Didih menegaskan, Forum Rakyat Bogor Raya menuntut Pemkab Bogor mengambil langkah konkret menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di hampir setiap sudut wilayah kabupaten. Salah satu contoh kasus yang disebutkan adalah sengketa lahan di Sukamulya, Rumpin, yang melibatkan warga dengan TNI Angkatan Udara.

“Ada langkah konkret, kita tidak bicara hasil, yang penting ada langkah konkret bagaimana Pemkab Bogor menyikapi soal teman-teman di Sukamulya Rumpin misalkan yang berhadapan dengan TNI AU,” tegas Didih.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================