Ratusan Warga di Desa Tapos Kesulitan Dapatkan Air Bersih, BPBD Kabupaten Bogor Bergegas Beri Bantuan

KONDISI sungai Ciliwung yang mengalami penyusutan di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Selasa (4/8/2020). Debit air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa terus mengalami penyusutan sejak satu bulan terakhir di awal musim kemarau dengan kondisi aliran air hanya 100 liter per detik dan ketinggian air 0 cm, hal tersebut dapat mengganggu pasokan irigasi untuk persawahan. (Bogor Today/Dwi Susanto)

BOGORTODAY.COM – Ratusan warga di Desa Tapos, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, mengaku mengalami dampak krisis air bersih.

Dalam unggahan Instagram @lapor_pakbupati yang dilihat, Jumat (26/9/2025), krisis air terjadi lantaran kemarau yang melanda kawasan itu.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Dalam unggahannya, peristiwa kemarau di Desa Tapos, sekitar 300 jiwa yang mengalami kesulitan air bersih.

Bahkan, selain untuk digunakan kebutuhan sehari-hari, warga pun mengaku kesulitan untuk bercocok tanam atau bertani. Lantaran sulitnya mendapatkan air.

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================