
Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Kerjasama ini memastikan bahwa sampah yang terkumpul benar-benar memiliki nilai ekonomis dan dapat diolah secara berkelanjutan.
Program bank sampah di DPRD Kabupaten Bogor memberikan manfaat ganda. Pertama, aspek lingkungan dengan mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kedua, aspek ekonomi dengan memberikan penghasilan tambahan bagi pegawai.
“Kita di sini sudah menampung sampah yang anorganik, kita sudah kerjasama dengan DLH, jadi setiap sampah yang kita hasilkan punya nilai ekonomis dan lestari terhadap lingkungan kita,” tegas Irwan.
Sistem pembayaran hasil dari bank sampah dilakukan melalui kerjasama dengan pihak ketiga, sehingga dana hasil penjualan sampah dapat langsung masuk ke rekening masing-masing pegawai secara otomatis.
Program inovatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya dalam mengimplementasikan konsep ekonomi sirkular, di mana sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomis.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















