
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemkab Bogor menerapkan sistem verifikasi berlapis mulai dari tingkat RT/RW, desa/kelurahan, hingga dinas terkait. “Kami ingin memastikan penerima bantuan benar-benar layak. Jangan sampai ada masyarakat yang lebih membutuhkan justru terlewat,” kata Rudy.
Ia optimistis target percepatan bisa tercapai, seiring stabilnya sektor penopang ekonomi lokal yang berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), mulai dari perdagangan, industri kecil, hingga pariwisata.
“Di APBD Perubahan nanti, anggaran Rutilahu tetap prioritas. Ini jawaban kami terhadap kebutuhan nyata masyarakat,” imbuhnya.
Rudy berharap percepatan program Rutilahu dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi kemiskinan di Kabupaten Bogor. “Kami ingin satu per satu keluarga keluar dari lingkaran kesulitan hidup, dimulai dari rumah yang lebih layak,” tutupnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















