3.750 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Bogor Akan Diperbaiki Lewat APBD

Rumah Tidak Layak Huni
Ilustrasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutlahu). Foto : Dok. KABAR BOGOR.

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut pihaknya menargetkan perbaikan 3.750 unit rumah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta berkolaborasi dengan TNI, Polri, dan DPR RI untuk penyelesaian di setiap wilayah.

“Kami mengambil langkah percepatan agar masyarakat segera merasakan manfaat program ini. Hunian layak bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi hak setiap warga,” kata Rudy di Bogor, Sabtu (27/9/2025).

Rudy menegaskan percepatan program Rutilahu yang semula ditargetkan selesai dalam lima tahun kini dipangkas menjadi tiga tahun. Selain 3.750 unit rumah dari APBD, Pemkab Bogor juga melibatkan program lintas sektor.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Rem Rekrutmen Honorer, Fokus Angkat P3K Penuh Waktu

“Yang dari APBD murni ada sekitar 3.750 rumah. Selain itu, kami juga memiliki program kolaborasi dengan TNI maupun Polri. Bahkan program pusat melalui DPR RI pun tetap terkoordinasi dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemkab Bogor menerapkan sistem verifikasi berlapis mulai dari tingkat RT/RW, desa/kelurahan, hingga dinas terkait. “Kami ingin memastikan penerima bantuan benar-benar layak. Jangan sampai ada masyarakat yang lebih membutuhkan justru terlewat,” kata Rudy.

BACA JUGA :  Inspektorat Kabupaten Bogor Tunggu Kabar Polres soal Dugaan Jual Beli Jabatan

Ia optimistis target percepatan bisa tercapai, seiring stabilnya sektor penopang ekonomi lokal yang berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), mulai dari perdagangan, industri kecil, hingga pariwisata.

“Di APBD Perubahan nanti, anggaran Rutilahu tetap prioritas. Ini jawaban kami terhadap kebutuhan nyata masyarakat,” imbuhnya.

Rudy berharap percepatan program Rutilahu dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi kemiskinan di Kabupaten Bogor. “Kami ingin satu per satu keluarga keluar dari lingkaran kesulitan hidup, dimulai dari rumah yang lebih layak,” tutupnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================