Aksi Damai Pro Tambang di Parungpanjang dan Cigudeg, Ancam Demo Lebih Besar Jika Tuntutan Tak Dipenuhi 

“Jalan itu memang dipungsikan untuk angkutan tambang. Datanya bisa dicek,” ucapnya.

Adapun untuk tuntutan masyarakat dia membeberkan pertama untuk mencabut surat penghentian sementara kegiatan usaha pertambangan di Cigudeg dan Rumpin.

Mempercepat pembangunan jalan khusus tambang.

Mengoptimalkan rest area di Kampung Rewod/Caringin yang telah dibangun Pemkab Bogor.

Menutup kantong-kantong parkir liar di wilayah Parungpanjang yang menjadi penyebab kemacetan.

BACA JUGA :  Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, Ini Jadwal Upacara Pembukaannya di Tiga Negara Tuan Rumah

Gubernur Jawa Barat diminta bertanggung jawab atas upah buruh selama tambang ditutup.

Dia menegaskan, jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka akan menggelar aksi susulan dengan jumlah massa yang lebih besar.

“Jika tuntutan itu tidak di penuhi oleh gubernur maka kami akan melaksanakan aksi kedua dengan jumlah masa yang lebih banyak,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pendaftar Job Fair Kota Bogor 2026 Membeludak Tembus 6.892 Orang

“Kalau memang sektor pertambangan dianggap tidak efektif oleh Pemprov Jabar, carikan kami solusi alternatif. Misalnya dengan membangun kawasan industri di wilayah kami agar bisa beralih dari ketergantungan tambang ke kegiatan ekonomi lain,” tandasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================